Kamis, 19 November 2015

TUTORIAL NGREMPENG KABEL

Read More ->>

Rangkuman Saya

Mengenal Jaringan Komputer (PAN, LAN, MAN dan WAN)
Saat ini hampir setiap komputer yang kita temui merupakan bagian dari sebuah jaringan komputer yang kompleks. Misalkan saja ketika sebuah laptop atau komputer yang tadinya berdiri sendiri (stand alone) kemudian kita tambahkan sebuah USB Modem sehingga terhubung ke internet, maka komputer kita telah terhubung dan merupakan bagian dari sebuah jaringan yang sangat luas yaitu WAN (Wide Area Network).

Apa itu Jaringan Komputer?

pengertian dari jaringan komputer adalah hubungan antara 2 atau lebih sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya.

Manfaat Jaringan Komputer:

Manfaat utama yang dapat kita dari terbentuknya jaringan komputer adalah kemampuan untuk saling berbagi sumber daya (resource sharing) yang kita miliki seperti pemakaian printer, hardisk, CD ROM dan peripherial lain secara bersama-sama, saling bertukar data (file sharing) dan berkomunikasi satu sama lain (email, chating sampai video conference).

Kerugian Jaringan Komputer:

Sebenarnya istilah tepatnya mungkin bukan kerugian tetapi konsekuensi dari terhubungnya sistem komputer kita ke jaringan komputer ini diantaranya adalah masalah keamanan (security) baik pada pengaksesan berbagai sumberdaya dari pihak-pihak yang tidak berwenang maupun masalah keamanan (ancaman virus) pada data yang dipertukarkan.

Terlepas dari berbagai resiko yang harus kita hadapi, rasanya untuk komputer saat ini terhubung atau merupakan bagian dari jaringan komputer merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan cakupan areanya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu PAN, LAN, MAN dan WAN.
1. PAN (Personal Area Network)


A. Pengertian
Personal Area Network adalah Jaringan komputer atau titik akses yang digunakan untuk berkomunikasi ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, ponsel, telepon, televise, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data personal ataupun perangkat komunikasi public seperti internet.
B. Cara Kerja
Dengan cara menghubungkan pada komputer local untuk sharing data / indomasi jarak lebih luas dibandingkan dengan LAN.
C. Contoh/Jenis-jenis
Pada saat kita saling menghubungkan komputer atau perangkat lain seperti handphone, PDA, keyboard, mouse , headset wireless, camera dan peralatan lain yang jaraknya cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah membentuk suatu Personal Area Network. Hal yang paling penting bahwa dalam PAN ini kita sendiri yang mengendalikan (authoritas) pada semua peralatan tersebut. Selain dihubungkn langsung ke komputer lewat port USB atau FireWire, PAN juga sering dibentuk dengan teknology wireless seperti bluetooth, Infrared atau WIFI.
2. LAN (Local Area Network)

A. Pengertian
LAN (Local Area Network), merupakan jaringan local yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya (resources sharing) seperti printer dan file. LAN biasanya dibangun dan dikelola oleh organisasi tersebut.
B. Cara Kerja
Dengan cara menguhubungkan komputer local secara bersamaan untuk share data/informasi pada suatu ruangan ke ruangan lain.
C. Contoh/Jenis-jenis
Contohnya sekolah ataupun perkantoran yang membutuhkan hubungan atau koneksi antara dua
komputer atau lebih dalam suatu ruangan.
3. MAN (Metropolitan Area Network)

A. Pengertian
MAN (Metropolitan Area Network), pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.
B. Cara Kerja
Dengan cara menghubungkan dengan lebih dari 1 gateway dengan jarak 10km + biasanya digunakan pada perkotaan / perkantoran.
C. Contoh/Jenis-jenis
Contohnya Jaringan MAN Di indonesia misalnya saja jaringan BANK dimana beberapa kantor cabang sebuah BANK didalam sebuah kota besar , dihubungkan antara satu dgn yang lainnya misalnya : BANK Mandiri,Wilayah Jabodetabek.
4. WAN (Wide Area Network)

A. Pengertian
WAN (Wide Area Network ), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer–komputer atau file server pada lokasi lain.
B. Cara Kerja
Jaringan ini mempunyai jarak yang sangat luas karena menggunakan banyak serve bisa diakses melalui negara ke negara lainnya didunia nama Lain WAN adalah Internet
C. Contoh dan Jenis-jenis
Contohnya adalah jaringan yanbg menghubungkan suatu wilayah atau suatu negara dengak negara lainnya.
 

Pengertian 7 Layer OSI


7 Layer OSI adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI mempunyai sebuah kepanjangan, yaitu : Open System Inter Connection yang merupakan Kumpulan Layer-layer yang tidak salingbergantungan namun saling berkaitan satu sama lainnya, maksud dari pernyataan tersebut adalah masing-masing Layer sudah mempunyai Tugas dan Tanggung Jawab masing-masing dan Saling mengisi satu sama lain, dan sama halnya dengan sebuah kerjasama Kelompok. jika salah satu dari Layer tersebut tidak digunakan berarti tidak akan Terbentuk jaringan.
Komponen Penyusun 7 Layer OSI
7 OSI Layer memiliki 7 Layer yang Terdiri dari :
  1. Physical Layer 
  2. DataLink Layer 
  3. Network Layer 
  4. Transport Layer 
  5. Session Layer 
  6. Presentation Layer 
  7. Application Layer.
Dari ke Tujuh layer tersebuat mempunyai 2 (dua) Tingkatan Layer, yaitu:
  1. Lower Layer yang meliputi : Physical Layer, DataLink Layer, dan Network Layer.
  2. Upper Layer yang meliputi : Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer
Fungsi Masing-Masing Layer beserta Protokol dan Perangkatnya
Dari ke Tujuh Layer tersebut juga mempunyai Tugas dan Tanggung Jawab masing-masing, yaitu :
  1. Physical Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Adapun perangkat-perangkat yang dapat dihubungkan dengan Physical layer adalah NIC (Network Interface Card) berikut dengan Kabel - kabelnya
  2. DataLink Layer : Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yangdisebut sebagai frame. Pada Layer ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti Halnya MAC Address, dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti HUB, Bridge, Repeater, dan Switch layer 2 (Switch un-manage) beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi Layer ini menjadi dua Layer anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
  3. Network Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk   paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan Router dan Switch layer-3 (Switch Manage).
  4. Transport Layer : Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada layer ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
  5. Session Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di layer ini juga dilakukan resolusi nama.
  6. Presentation Layer : Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam Layer ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
  7. Application Layer : Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam layer  ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.    

Tipe Tipe Dasar Topology

Pengaturan dari elemen-elemen jaringan memberikan beberapa topologi dasar yang kemudian mungkin dapat dikombinasikan untuk membentuk topologi-topologi yang lebih kompleks. Sebenarnya pembagian tipe-tipe topologi dasar ini bermacam-macam tetapi untuk memudahkan kita penulis mengambil salah satu saja. Tipe-tipe topologi yang paling dasar adalah:
1. Bus
2. Bintang (Star)
3. Cincin (Ring)
4. Jala (Mesh)
5. Pohon (Tree)
6. Linier

Pengertian Topologi Jaringan Komputer
Pengertian Topologi Jaringan Komputer adalah hal yang menjelaskan mengenai hubungan geometris antara unsur-unsur dasar dari penyusun jaringan, yaitu : node, link, dan station. Hubungan geometris ini merupakan rangkaian jaringan yang tersusun dengan suatu teknik menghubungkan komputer yang satu dengan yang lainnya.
Ada 6 macam topologi jaringan yang digunakan saat ini, diantaranya adalah, Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Tree, Topologi Mesh / Jala, dan Topologi Linear.
Setiap jenis topologi ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan komputer didasarkan pada kecepatan akses data, biaya, ukuran, dan tingkat konektivitas yang akan mempengaruhi kualitas jaringan.
 1. Topology Bus

Topologi bus ciri utamanya ia menggunakan kabel tunggal, sehingga seluruh komputer saling terhubung secara langsung hanya dengan menggunakan satu kabel saja. Kabel yang digunakan ialah kabel koaksial, kemudian dilekatkan dengan menggunakan T-Connector, namun untuk memaksimalkan sebaiknya menggunakan kabel Fiber Optic, sebab kestabilan resistensi sehingga dengan kabel ini kita dapat mengirimkan data yang lebih baik.
Kelebihan Topologi Bus :
– Hemat dalam biaya pemasangan
– Tidak memerlukan kabel yang banyak
– Mudah untuk dikembangkan kembali
.
Kelemahan Topologi Bus :
– Dalam jarak yang jauh diperlukan repeater
– Sulit dalam mencari gangguan pada internet
– Tidak stabil, karena jika satu komputer terganggu, jaringan akan terganggu pula
– Sering terjadi antrian data karena tingkat lalu lintas yang tinggi
– Tingkat deteksi kesalahan yang sangat kecil.
2. Topology Ring 


Pada jenis topologi ini sesuai dengan namanya ring atau cincin, aka seluruh komputer dihubungkan menjadi satu sehingga membentuk lingkaran (ring) yang tertutup serta dibantu oleh Token. Token ialah informasi yang berasal dari komputer sumber, dan jika ada informasi yang diterima, maka token akan memberikan data yang diminta dengan cara semua komputer akan mendapatkan sebuah signal informasi, dan informasi akan diterima sesuai dengan alamat yang dituju, serta signal akan diabaikan jika bukan alamatnya sendiri. Intinya signal akan terus dilanjutkan sampai data diterima oleh tujuan.
Kelebihan Topologi Ring :
– Mudah dirancang
– Mudah dalam instalasi
– Tidak menggunakan banyak kabel
– Tingkat kerumitan pemasangan masuk dalam kategori rendah
– Tidak akan terjadi tabrak data
.
Kekurangan Topologi Ring :
– Jika salah satu titik jaringan mengalami gangguan, maka seluruh komunikasi dapat terganggu,
– Cukup sulit untuk dikembangkan, dan
– Peka terhadap kesalahan jaringan.
3. Topology Sta
 



Dalam topologi star setiap komputer langsung dihubungkan dengan menggunakan Hub, Hub memiliki fungsi sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang sudah terhubung. Namun karena ia memakai proses pengiriman serta penerimaan informasi secara langsung, sehingga biaya pemasangan juga menjadi tinggi.
Kelebihan Topologi Star :
– Paling fleksibel,
– Mudah di kontrol
– Deteksi kesalahan dengan mudah dapat dilakukan
– Tingkat keamanan yang tinggi
– Peruban stasiun mudah dilakukan serta tidak mengganggu jaringan yang lain.
Kekurangan Topologi Star :
– Biaya pemasangan yang tinggi
– Jika titik komputer pusat terjadi gangguna, maka seluruh jaringan juga akan terganggu
– Menggunakan banyak kabel
– Jaringan yang sangat tergantung dengan terminal pusat
– Ada kemungkinan terjadi tabrakan data dan dapat menyebabkan jaringan yang lambat.
4. Topology Tree
Topologi ini merupakan pengembangan dari topologi bus dan topologi star. Ia tersusun dari kumpulan topologi star dan satu topologi bus. Nama lain dari topologi tree adalah topologi jaringan bertingkat serta digunakan untuk interkoneksi antar sentral.
Dalam jaringan ini memiliki bebrapa tingkatan simpul dan ditetapkan dengan suatu hirarki, semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi pula hirarkinya. Simpul yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi dapat mengatur simpul yang lebih rendah. Data dikirim dari pusat simpul dan kemudian bergerak menuju simpul yang rendah.
Kelebihan Topologi Tree:
– Mudah dikontrol
– Deteksi kesalahan mudah dilakukan
– Perubahan dalam bentuk kelompok mudah dilakukan serta tidak mengganggu jaringan yang lain
Kekurangan Topologi Tree:
– Cara kerja yang lambat
– Sering terjadi tabrakan data
– Menggunakan banyak kabel
– Jika simpul yang lebih tinggi terganggu, maka simpul yang leih rendah juga terganggu
5. Topology Mesh

Topologi mesh atau jala ialah rangkaian yang saling terhubung secara mutlak, setiap perangkat komputer saling terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat yang lain. Setiap titik mempunyai titik untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuan.
Kelebihan Topologi Mesh / Jala :
– Data lebih cepat dalam proses pengiriman data
– Dinamis
– Data langsung dikirim ke tujuan
– Jika terjadi kerusakan atau gangguan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer yang lain.
Kekurangan Topologi Mesh / Jala :
– Perlu banyak kabel
– Proses instalasi yang sulit dan rumit
– Biaya pemasangan yang sangat besar
– Memerlukan banyak port I/O, setiap komputer memrlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2    koneksi (n merupakan banyak komputer).
 

 6. Topology Linier


Topologi jenis ini merupakan pengembangan dari topologi bus, setiap kabel utama harus terhubung ke setiap titik komputer dengan menggunakan T-Connector. Dan topologi ini merupakan topologi yang paling sederhana, dengan menggunakan kabel RG-58.
Kelebihan Topologi Linear :
– Mudah untuk dikembangkan
– Hemat kabel
– Sederhana jaringannya
.  Media Transmisi menggunakan Kabel (Wired Network)
Hampir semua jaringan komputer yang ada saat ini mengg unakan kabel sebagai media transmisi .Media transmisi ini  memiliki  keterbatasan  jangkauan  dan tidak efisien karena banyak memakai     tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel ini  biasanya  digunakan dalam area lokal, misalnya  dalam  satu gedung   atau  antar  gedung  dalam  satu  lembaga  pendidikan. Bila sumber data dan  penerima memiliki jarak yang  tidak  terlalu  jauh, kabel memang dapat digunakan sebagai media  transmisi.  Kabel  yang sering digunakan  sebagai media transmisi antara  lain sebagai  berikut.
1.Twisted Pair
2. Coaxiax
3.Serat optic,dll
    B.     Media Transmisi tanpa Kabel (WirelessNetwork)
                Media transmisi tanpa kabel merupakan komunikasi data dalam jaringan  komputer  yang tidak  memanfaatkan  kabel  sebagai  media transmisi, melainkan berupa gelombang elektromagnetik. Jaringan tanpa kabel   ini   memberikan   keunggulan   kepada   pemakai   untuk   dapat mengakses setiap saat di manapun berada. Sedangkan kekurangan media transmisi ini adalah kemampuan transfer data lebih kecil dibandingkan dengan jaringan kabel. Pada media transmisi  ini, masih sering terjadi gangguan sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan data. Jika sumber data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya sulit, maka dapat digunakan media transmisi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka berupa:
1.    Gelombang Mikro
2.    Gelombang radio,dll
Gambar kabel UTP
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) merupakan sepasang kabel yang di- twist/dililit  satu  sama  lain  dengan  tujuan  untuk  mengurangi  interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang  dipakai dalam  jaringan komputer terdiri dari 4  pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek  yaitu maximum 100m.

     Terdapat 5 kategori kabel UTP :
1.   Category (CAT) 1
      Digunakan untuk telekomunikasi telepon dan tidak sesuai untuk transmisi data.
2.   Category (CAT) 2


      Jenis UTP ini dapat melakukan transmisi data sampai kecepatan 4 Mbps.


3.   Category (CAT) 3
      Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 10 Mbps.
4.   Category (CAT) 4
      Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 16 Mbps.
5.   Category (CAT) 5
      Merupakan jenis yang paling popular dipakai dalam jaringan komputer di dunia pada saat ini. Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 100 Mbps.
 
UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded twisted pair)
          Ada dua jenis kabel dengan kawat tembaga ini yaitu STP dan UTP, akan tetapi yang paling popular adalah kabel lan UTP.
Gambar diatas ini menunjukkan detail komponen dari kabel lan UTP dan STP.

       Kabel  lan  UTP  adalah  yang  paling  popular  yang  terdiri  dari  4 pasang kabel yang saling melilit dengan kode warna khusus yang standard dan diisolasi dengan plastic. Tingkatan dari kabel UTP ini diindikasikan oleh banyak nya lilitan atau pumtiran per inchi, tingkat rendahnya attenuasi, kurang nya tingkat interferensi dan gejala crosstalk. Panjang maksimum per segmen dari kabel lan ini adalah 100 meter saja, jika lebih panjang dari 100  meter maka anda tidak  bisa menjamin tingginya  tingkat  attenuasi. Kecepatan yang bisa dicapai adalah sampai 1 Gigabit yaitu dari jenis kabel lan UTP Cat5e, yang mana jumlah puntiran atau lilitan dari pasangan kabel sedikit lebih banyak per inchi dan ditambah lagi adanya jaket kabel nilon tunggal  sebagai  insulasi.  Jadi  sekali  lagi  grade  dari  UTP  kabel  ini ditentukan oleh banyaknya puntiran per inchi.
Standard UTP
1.      Kabel lan UTP Cat 1, dipakai untuk jaringan telpon.
2.      Kabel lan UTP Cat 2, kecepatan maksimum 4 Mbps, aslinya dimaksudkan untuk mendukung Token Ring lewat UTP.
3.      Kabel lan Cat 3, dengan kecepatan maksimum 10 Mbps. Kabel lan ini bisa dipakai untuk jarigan telpon dan merupakan pilihan kabel lan UTP masa silam.
4.      Kabel lan UTP Cat 4, kecepatan maksimum adalah 16 Mbps, umum dipakai jaringan versi cepat Token Ring.
5.      Kabel lan Cat 5, kecepatan maksimum 1 Gigabps, sangat popular untuk kabel lan desktop.
6.      Kabel lan UTP Cat 5e, dengan kecepatan maksimum 1 Gigabps, tingkat emisi lebih rendah, lebih mahal dari Cat 5 akan tetapi lebih bagus untuk jaringan Gigabit.
7.      Kabel lan UTP Cat 6, kecepatan maksimum adalah 1 Gigabps+, dimaksudkan sebagai pengganti Cat 5e dengan kemampuan mendukung kecepatan-2 multigigabit.
Identifikasi UTP
       Anda harus terbiasa dengan baik untuk bisa mengidentifikasikan cabling ini dengan memeriksa pin-2 nya. Sebenarnya ada dua macam standard yaitu:
1.      T568-A adalah kabel lan UTP jenis straight through, kedua ujung penempatan kabel pada pin-2 konektor RJ-45 adalah sama.
2.      T568-B   adalah   kabel   lan   UTP   jenis   cross-over.   Anda   bisa perhatikan dengan seksama pada kabel cross-over ini, pasangan pin 2 dan 6 dan pasangan pin 1 dan 3 bertukar tempat.
Gambar standard kabel UTPT568-A dan T568-B
Meghubungkan piranti
          Aturan main dari pemakaian kabel ini adalah sebagai berikut, jika untuk menghubungkan dua jenis piranti yang berbeda, gunakan kabel lan UTP straight-through. Sementara jika anda menghubungkan dua piranti yang sejenis, gunakanlah kabel lan cross-over.
Penggunaan cross atau straight UTP cable ke piranti jaringan Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) juga memiliki kelebihan serta kekurangan antara lain
Kelebihan :
a. Murah
b. mudah diinstalasi
c. ukurannya kecil
Kekurangan :
a. rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik
b. jarak jangkauannya hanya 100m


2. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Gambar 2 kabel STP
          Secara fisik kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk  mengurangi  gangguan  elektrik.  Kekurangan  kabel  STP  lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksi dan lebih  mahal  dan  lebih  tebal  sehingga  lebih  susah  dalam  penanganan fisiknya
          Kabel ini terdiri dari 4 pasang kabel yang dipilin (twisted pair), instalasinya mudah, harganya relatif murah dan cukup handal.Kelebihan dan  kekurangan  dari  kabel  STP  (Shielded  Twisted  Pair)  antara  lain  :
Kelebihan :
a.       lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar
b.      memiliki perlindungan dan antisipasi tekukan kabel
Kekurangan :
a.       mahal
b.      attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi
c.       pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”
d.      susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding)
e.       jarak jangkauannya hanya 100m


3. Kabel Coaxial
Gambar 3 kabel coaxial
          Kabel  coaxial  terdiri  atas  dua  kabel  yang  diselubungi  oleh  dua tingkat isolasi.Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga.Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel. Beberapa jenis kabel coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
Ada 4 jenis kabel coaxial, yaitu :
     Thinnet atau RG-58 (10Base2)
      Thicknet atau RG-8 (10Base5).
     RG-59
  
     RG-6
  
Karakteristik kabel coaxial :
1.  Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
2.  Biaya Rata-rata per node murah
3.  Media dan ukuran konektor medium
4.  Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)
Berikut ini adalah kelebihan serta kekurangan dari penggunaan kabel koaksial :
Kelebihan :
a.       Murah
b.      jarak jangkauannya cukup jauh.
c.       Dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon
d.      Karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan system lain.
Kekurangan:
a.       susah pada saat instalasi
b.      mempunyai redaman yang relative besar, sehingga untuk hubungan jauh harus dipasang repeater-repeater
c.       jika kabel dipasang di atas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan
          Jaringan yang menggunakan kabel coaxial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas.Kabel coaxial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring.
Kabel  lan  coaxial  digunakan  pada  Ethernet  10Base2  dan  10Base5 beberapa tahun yang lalu. 10Base5 mengacu pada thicknet sementara 10Base2 mengacu pada thinnet sebab 10Base5 dulu menggunakan kabel lan coaxial yang lebih tebal.
 
Gambar 4 Coaxial cable
Awalnya Ethernet mendasakan jaringannya pada Kabel lan coaxial yang mana bisa membentang sampai 500 meter dalam satu segmen. Kabel lan coaxial ini mahal, dan maksimum hanya sampai kecepatan 10Mbps saja. Kabel lan coaxial ini sekarang sudah tidak popular.
4.Wireless
          Jaringan Wireless atau jaringan Wifi memungkinkan kita melakukan komunikasi tanpa melalui kabel jaringan.Akan tetapi piranti jaringan pada Jaringan ini masih perlu berkomunikasi dengan piranti lainnya yang ada pada jaringan kabel LAN. Jaringan wifi menawarkan banyak keuntungan yang tampak (yaitu tanpa kabel) dan juga beberapa hal lain yang mungkin tidak pernah kita pertimbangkan. Yang paling nyata adalah sifat praktisnya mudah  dibawa-bawa.  Anda  bahkan  bisa  browsing  disisi  kolam  renang anda, di teras rumah, di gazebo anda, di pendopo anda (wah ini kayak rumah di sinetron aja …?, jika memang ada Jaringan Wireless atau Wifi di rumah anda. Atau bahkan dengan laptop, anda bisa browsing internet di café, di airport, dan banyak lagi tempat-2 yang menyediakan hot-spot layanan Internet gratis demi kenyamanan anda.
          Dalam wireless sendiripun tentunya memiliki kelebihan serta kekurangan.  Adapun  kelebihan  serta  kekurangannya  adalah  sebagai berikut:
Kelebihan:
a.       Dapat dipergunakan untuk komunikasi data dengan jarak yang jauh sekali.Tergantung LOS (Line of Sight) dan kemampuan perangkat wireless dalam memancarkan gelombang.
b.      Sangat baik digunakan pada gedung yang sangat sulit menginstall kabel
Kekurangan:
a.       Sulit diperoleh karena spectrum frekuensi terbatas
b.      Biaya instalasi, operasional dan pemeliharaan sangat mahal
Keamanan data kurang terjamin
c.       Pengaruh gangguan (derau) cukup besar
Transfer data lebih lambat dibandingkan dengan penggunaan kabel
 
Menggunakan gelombang radio
         
          Komunikasi wifi terjadi di-mana-2 disekitar kita, seperti telpon rumah tanpa kabel (cordless) yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara telpon cordless anda dengan base unit telpon adalah karena menggunakan gelombang radio.Mirip juga yang terjadi antara telpon cellular GSM anda yang juga mengunakan gelombang radio untuk berkomunikasi kepada jaringan tower transmitter dan receiver disekitarnya. Bahkan remote control TV anda juga memperagakan dasar komunikasi wireless dengan mengunakan gelombang infra merah.
          Komunikasi Jaringan Wireless atau Wifi menggunakan bentuk energy elektromagnetik yang merambat melewati ruang.Energy merambat melalui udara pada berbagai panjang gelombang.Tergantung dari panjang gelombang  itu  sendiri,  gelombang  energy  bisa  kelihatan  kasat  mata ataupun tidak kelihatan. Pada dasarnya energy elektromagnetik dapat menmebus melalui materi, akan tetapi tidak jarang materi memantulkan energy pada beberapa derajat dan menyerap sebagian energy juga. Beberapa panjang gelombang energy memerlukan suatu komunikasi untuk bisa terjadi jika berada pada satu garis saling lihat karena panjang gelombang tersebut tidak bisa menembus atau melalui materi itu dengan baik. Sebagai contoh, sebuah remote control televisi anda yang menggunakan gelombang infra merah pada umumnya memerlukan komunikasi segaris lurus, tidak terhalang.
Halangan bisa melemahkan gelombang
          Tidak seperti gelombang inframerah, gelombang radio lainnya yang dipakai pada telpon cellular tidak memerlukan komunikasi segaris dengan Tower BTS disekitarnya, akan tetapi berpengaruh juga terhadap ketebalan materi penghalang. Di suatu daerah yang penerimaan sinyal cellular ini kurang, terkadang kita akan mencari-cari tempat yang agak tinggi atau bahkan disamping bangunan untuk mendapatkan sinyal yang bagus – karena dalam kenyataannya bagian dari bangunan tersebut menyerap sebagian energy dan ada juga yang memantulkannya.
          Jaringan Wireless menjadi begitu sangat popular untuk dipasang dirumah-rumah atau di kantor-2. Keuntungan dari komunikasi wireless adalah kurang memerlukan perkabelan dalam jaringan. Kekurangannya adalah dalam hal kecepatan yang biasanya lebih rendah dari kecepatan jaringan kabel, resiko keamanan karena setiap orang disekitar jaringan Wifi ini akan bisa berusaha nguping komunikasi anda, dan juga memerlukan technology extra untuk bisa mendapatkan sinyal yang bagus dalam area yang bisa di jangkau seperti Teknology MIMO.
Topology Jaringan Wireless
          Dalam jaringan komputer, istilah topology umumnya merujuk pada pola kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer-2. Jaringan Wifi tidak menggunakan kabel, akan tetapi masih mempunyai topology, yang  mendefinisikan bagaimana piranti wireless berinteraksi pada layer physical pada model OSI. Pada layer Phyisical, Jaringan berbasis wireless standard  802.11  menggunakan  komunikasi  spectrum  yang  menyebar secara berurutan pada frequency 2.4 GHz, dan piranti-2 tersebut berkomunikasi satu sama lain menggunakan dua dasar topology: ad hoc dan infrastructure.
Jaringan Ad Hoc
          Suatu jaringan Ad Hoc terdiri dari dua atau lebih piranti wireless yang   berkomunikasi   secara   langsung   satu  sama   lain.   Sinyal   yang dihasilkan oleh interface adapter Jaringan Wifi adalah berarah Omni keluar ke rentang jangkauan yang dipengaruhi oleh faktor-2 lingkungan, dan juga sifat dari piranti yang terlibat. Jangkauan ini disebut sebagai suatu area layanan dasar (BSA – basic service area).
          Jika dua piranti berdelatan pada jangkauan satu sama lain, mereka bisa berkomunikasi satu sama lain, dan segera membentuk 2 node jaringan. Piranti jaringan yang berada pada area layanan dasar disebut suatu set layanan dasar (BSS – basic service set).
Gambar 5 Jaringan Ad-Hoc tidak transitif
Jaringan Wireless Ad Hoc
          Jika   ada   satu   lagi   piranti   wireless   mendekat   masuk   dalam jangkauan BSA ini juga bisa berpartisipasi dalam jaringan. Akan tetapi jaringan Ad Hoc tidaklah transitive , artinya jika dua piranti A dan B saling berkomunikasi dalam jangkauan piranti A, maka jika ada satu piranti C masuk dalam jangkauan piranti B tetapi tidak masuk dalam jangkauan A, maka piranti C tidak bisa berkomunikasi dengan piranti A.
Jaringan infrastructure
          Suatu jaringan infrastructure menggunakan suatu piranti Wifi yang disebut Access Point (AP) sebagai suatu bridge antara piranti wireless dan jaringan kabel standard. Suatu Access Point (yang berisi transceiver wireless compliant) adalah suatu unit yang menghubungkan ke jaringan Ethernet (atau jaringan kabel lain) oleh suatu kabel. Jika ada piranti Wifi lain masuk dalam jangkauan wireless Access Point ini maka ia bisa saling komunikasi dengan jaringan kabel, layaknya mereka terhubung  dengan kabel saja. Fungsi dari Access Point adalah seperti bridge transparan, yang secara effektif memperpanjang kabel jaringan dengan memasukkan piranti wireless didalamnya.
Clinet berkomunikasi dengan AP
          Dalam jaringan Infrastructure ini, piranti Wifi berkomunikasi dengan access point; nereka tidak berkomunikasi satu sama lain secara langsung. Makanya walaupun jika kedua piranti wireless berada satu jangkauan mereka masih harus menggunakan Access Point untuk bisa saling berkomunikasi.
Jaringan Wireless / Wireless Network IEEE 802.11
          Jenis yang paling popular dari Jaringan Wireless alias wifi network sekarang  ini  adalah  yang  berdasarkan  standard  802.11,  yang  disebut secara informal sebagai jaringan Wifi. Spesifikasi 802.11 mendefinisikan bagaimana dua piranti atau lebih bisa saling mengirim dan menerima data.
 
Wifi adalah shared LAN
          Komunikasi Jaringan Wireless adalah merupakan shared LAN  – berbagi satu jalur LAN yang sama karena hanya ada satu station saja yang secara effektif dapat mentransmit data pada satu waktu. Standard 802.11 secara effective bisa menjangkau areal sejauh 100 meter saja.Akan tetapi dengan beberapa teknologi khusus sinyal ini juga bisa menjangkau areal lebih luas sampai 300-400 meteran.
Jaringan wifi pada umumnya terdiri dari satu atau beberapa komputer yang dilengkapi adapter wireless, plus satu atau lebih wireless access point (WAP). Fungsi dari WAP ini adalah menjebatani atau mengarahkan  traffic  dari  Jaringan  wifi  ke  jaringan  kabel  LAN  dan sebaliknya. Gambar dibawah ini adalah diagram dari komunikasi computer dengan adapter wireless dan access point.
  
Gambar 6 contoh wireless
Access   point   dilengkapi   dengan   dua   buah   antenna,   yang merupakan komponen dari wireless yang digunakan untuk men-transmit dan receive sinyal radio wireless. Sementara dua laptop juga dilengkapi dengan adapter wifi yang juga mempunyai antenna internal yang memancarkan gelombang radio.
Catatan bahwa 802.11 tidak lagi menggunakan IEEE 802.2 LLC ataupun format address yang didefinisikan 802.3; 802.11 menggunakan header MAC yang berbeda dari 802.3. Sehingga untuk melewatkan traffic, si access point cukup menukar header 802.11 dengan header 802.3 dan sebaliknya menggunakan address MAC yang sama. Access point mengarahkan traffic dari Wifi network ke jaringan kabel.
Standard wireless 802.11
          Ada  banyak  standard  wireless  802.11  yang  digunakan  secara industri yaitu:
1. Standard wireless-B 802.11b
·         mentransmit pada rate kecepatan sampai 11 Mbps menggunakan frequency band 2.4 GHz, berbagi jaringan dengan keluaran maksimum biasanya secara real terpatok sekitaran 7 Mbps.
·         802.11b mempunyai range yang bagus akan tetapi bisa dipengaruhi oleh interferensi sinyal radio. Banyak dipakai untuk jaringan dirumahan dan banyak kelemahan disisi keamanan. 

     2. Standard wireless 802.11a,
·         beroperasi pada frequency band 5 GHz dengan transmisi sampai maksimum 54 Mbps.
·         Sangat cocok dan bagus pada aplikasi konferensi dan video.
·         Bekerja dengan bagus pada populasi yang padat
·         Tidak bisa beroperasi pada standard 802.11b/g
3. Standard wireless-G 802.11g
·         Pengembangan dari bersi 802.11b dengan rate kecepatan sampai 54 Mbps
·      Jangkauan yang lebih pendek (beberapa jenis piranti wireless-G dikuatkan dengan technology yang bisa mencakup area yang lebih luas seperti technology MIMO)
4. Standard wireless-N 802.11n
·         Bisa mencapai speed sampai 450 Mbps dengan tiga spatial data streams secara teoritis dengan kondisi ideal
·         Dengan  teknologi  MIMO  bisa  mencakup  area  sampai  300-400 meteran.
            Disamping kecepatannya jauh lebih tinggi dan juga jangkauannya lebih luas, wireless-N ini dilengkapi dengan standard keamanan wireless terkini yaitu Wi-Fi Protected Access (WPA dan WPA2).
5. Standard wireless AC 802.11ac
            802.11ac adalah standard (masih draft) teknology wifi generasi kelima yang bisa menembus kecepatan sampai 1300Mbps. Banyak sudah diproduksi  perangkat  wifi  dengan teknology  wireless  ac  ini  diantaranya Netgear dengan R6300 wireless ac dual band, Asus RT-AC66, TP-link Archer dan lain-lain.

5.Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
  
                     Gambar7 fiber optic
          Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas.Pada umumnya, kabel jenis   ini   digunakan   pada   instalasi   jaringan   yang   besar   dan   pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung.Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi.
          Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.Fiber Optic mempunyai dua mode transmisi, yaitu single mode dan multi mode.Single mode menggunakan sinar laser sebagai media transmisi data sehingga mempunyai jangkauan yang lebih jauh.
Sedangkan multimode menggunakan  LED  sebagai  media  transmisi.
Karakteristik kabel fiber optik :
1.  Beroperasi pada kecepatan tinggi (gigabit per detik)
2.  Mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar
3.  Biaya rata-rata pernode cukup mahal
4.  Media dan ukuran konektor kecil
5.  Kebal terhadap interferensi elektromagnetik
6.  Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 - 60 kilometer)
Teknologi fiber optic atau serat cahaya memungkinkan menjangkau jarak yang  besar  dan  menyediakan  perlindungan  total  terhadap  gangguan elektrik. Kecepatan transfer data dapat mencapai 1000 mbps serta jarak dalam satu segment dapat labih dari 3.5 km. kabel serat cahaya tidak terganggu oleh lingkungan cuaca dan panas.
Fiber  optic  merupakan media  transmisi  terkini  untuk  standard  Ethernet dalam kabel lan. Perbedaan utama dalam hal fungsi antara kabel fiber optic dan kabel electric adalah sebagia berikut:
     Jarak lebih jauh
     Jauh lebih mahal
     Kurang interferensi magnetic, membuatnya lebih ama
     Dapat menunjang keceptan sampai 10 Gigabits
Gambar 8 Penampang kabel fiber optic
Ada dua macam kabel lan dalam piranti optic ini:
·         Multimode (MM), menggunakan ukuran diameter fiber optic lebih luas
·         Single mode (SM), menggunakan diameter fiber optic sangat kecil. Jenis  ini  sangat  mahal  dikarenakan  proses  fabrikasinya  lebih presisi. Kabel optic ini bisa mencapai jauh lebih panjang dari pada jenis optic MM.
 
Konektor optic

Untuk mentransmisikan data lewat kabel lan optic ini anda memerlukan sebuah strand optic tunggal untuk satu arah. Anda memerlukan dua strand optic untuk kedua arah masing-2 untuk kirim dan terima. Konektor untuk masing ujung dari fiber optic ini umumnya seperti gambar berikut:
Gambar 9 Konektor optic
Di bawah ini merupakan kelebihan serta kekurangan dari fiber optic :
Kelebihan:
a-      kemampuannya yang baik dalam mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dalam jarak transmisi yang cukup jauh
b-      kecepatan transmisi yang tinggi hingga mencapai ukuran gigabits, serta tingkat kemungkinan hilangnya data yang sangat rendah.
c-      tingkat keamanan fiber optic yang tinggi, aman dari pengaruh interferensi sinyal radio, motor, maupun kabelkabel yang berada di sekitarnya, membuat fiber optic lebih banyak digunakan dalam infrastruktur perbankan atau perusahaan yang membutuhkan jaringan dengan tingkat keamanan yang tinggi.
d-      aman digunakan dalam lingkungan yang mudah terbakar dan panas.
 -  fiber optic juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga, sehingga lebih menghemat tempat dalam ruangan network data center di mana pun
Kekurangan:
a-      harganya yang cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga. Hal ini dikarenakan fiber optic dapat mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dan jarak transmisi yang lebih jauh
b-      Kekurangan   lainnya   adalah   cukup   besarnya   investasi   yang diperlukan untuk pengadaan sumber daya manusia yang andal, karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment fiber optic yang cukup tinggi.
Kekurangan Topologi Linear :
– Lalu lintas data yang tinggi
– Deteksi kesalahan sangat kecil
– Keamanan yang kurang terjamin
– Kecepatan transfer data tergantung pada jumlah pengguna, kecepatan semakin turun jika pengguna semakin bertambah.
 
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.